Rabu, 04 Nov 2026 AgamaNasionalPolitikDaerahEkonomi
Breaking
Beranda › Olahraga
Olahraga

Pemprov Riau Dukung Sport Tourism, Pekanbaru Disiapkan Jadi Pusat Event Olahraga

✍️ Sri Wahyuni 🕒 04 Nov 2026 👁️ 1x dibaca
Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau
Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau Foto: Helmi D

Nusantrika.id - Pemerintah Provinsi Riau mendukung pengembangan sport tourism atau wisata olahraga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat sektor pariwisata daerah. Kota Pekanbaru dinilai memiliki potensi menjadi pusat penyelenggaraan berbagai kegiatan olahraga berskala regional hingga nasional.

Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Helmi D, mengatakan pemerintah daerah menyambut positif pengembangan sektor olahraga dan otomotif. Dukungan tersebut juga diberikan kepada kepengurusan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Riau yang kembali dipimpin Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho.

Helmi menilai pengalaman Agung di dunia otomotif serta posisinya sebagai kepala daerah dapat menjadi modal untuk mengembangkan organisasi dan meningkatkan prestasi olahraga otomotif di Riau.

"Saya yakin, dengan pengalaman Pak Agung di dunia otomotif ditambah beliau sebagai Wali Kota Pekanbaru, IMI Riau akan semakin berkembang dan mampu meraih prestasi yang lebih tinggi," ujar Asisten II Helmi di Hotel Premiere Pekanbaru, Selasa (03/11/2026).

Menurut Helmi, Pekanbaru memiliki sejumlah keunggulan untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata olahraga di Sumatera. Selain berstatus sebagai ibu kota Provinsi Riau, kota ini dinilai memiliki aksesibilitas, fasilitas, serta dukungan sektor usaha dan layanan pendukung.

"Apalagi Pak Agung memiliki perhatian besar untuk menjadikan Pekanbaru sebagai salah satu pusat sport tourism atau wisata olahraga di Sumatera. Sebagai ibu kota Provinsi Riau, Pekanbaru memiliki potensi besar untuk menjadi tujuan penyelenggaraan berbagai kegiatan olahraga berskala regional maupun nasional," jelasnya.

Ia menambahkan, penyelenggaraan kegiatan olahraga tidak hanya berorientasi pada prestasi atlet. Kehadiran peserta dan pengunjung juga dapat menggerakkan berbagai sektor ekonomi, seperti perhotelan, transportasi, kuliner, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Kegiatan seperti ini bukan hanya melahirkan atlet berprestasi tetapi juga menggerakkan perhotelan, transportasi, kuliner, UMKM, dan sektor ekonomi masyarakat lainnya. Pemerintah Provinsi Riau menyambut baik dan mendukung arah pengembangan tersebut," ungkap Helmi.

Rakernas IMI Jadi Momentum Promosi Pekanbaru

Sementara itu, Wali Kota Pekanbaru sekaligus Ketua IMI Riau, Agung Nugroho, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Pekanbaru sebagai tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IMI.

Menurut Agung, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi Riau kepada perwakilan IMI dari berbagai daerah. Kehadiran peserta dari 38 provinsi diharapkan dapat meningkatkan perhatian terhadap Pekanbaru sekaligus membuka peluang investasi.

"Alhamdulillah, kita menjadi tuan rumah Rakernas. Tentu kehadiran 38 provinsi ini bisa mengenalkan Provinsi Riau, bahkan Kota Pekanbaru. Harapan kita ke depan semakin banyak yang datang, baik untuk berinvestasi maupun melihat berbagai potensi yang ada di sini," kata Agung.

Agung berharap Rakernas IMI dapat menjadi awal untuk mendatangkan lebih banyak agenda otomotif dan pariwisata berskala nasional ke Pekanbaru. IMI Riau berencana mendorong berbagai kegiatan, mulai dari kompetisi balap hingga agenda pariwisata.

Ia juga berharap adanya dukungan pembangunan fasilitas olahraga untuk menunjang aktivitas dan pembinaan atlet, khususnya di Kota Pekanbaru.

"Kedepannya IMI Riau akan membawa event-event nasional ke Kota Pekanbaru. Termasuk event pariwisata, balapan, dan kegiatan lainnya. Harapan kita juga ada fasilitas atau bangunan olahraga yang bisa dibantu pembangunannya, khususnya untuk Kota Pekanbaru," harapnya.

Lebih lanjut, Agung menegaskan pengembangan otomotif perlu diiringi pembentukan ekosistem olahraga yang sehat dan terarah. Karena itu, IMI Riau tidak hanya berupaya menghadirkan kompetisi, tetapi juga memperhatikan pembinaan atlet dan mendorong kegiatan otomotif yang sesuai aturan.

Ia juga menekankan pentingnya mencegah balapan liar dengan mengarahkan minat masyarakat terhadap otomotif ke kegiatan yang positif dan terorganisasi.

"Kemudian, semoga kita tentu bisa berkolaborasi melalui dunia otomotif untuk membangun Provinsi Riau dan Kota Pekanbaru. Kita juga menentang balapan liar, memajukan otomotif, serta memperhatikan seluruh atlet yang tergabung di dalamnya," pungkas Wako Agung.

Melalui kolaborasi pemerintah daerah dan IMI Riau, pengembangan sport tourism diharapkan dapat memperluas penyelenggaraan agenda olahraga, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta membuka peluang ekonomi bagi masyarakat Pekanbaru dan sekitarnya.

SW
Sri WahyuniEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update