Selasa, 03 Nov 2026 AgamaNasionalPolitikDaerahEkonomi
Breaking
Beranda › Nasional
Nasional

Penjualan Langsung dan Canvassing: Cara Produsen Mesin Kopi Pematangsiantar Menjaring Pelanggan Luar Kota

✍️ Sri Wahyuni 🕒 15 Sep 2026 👁️ 1x dibaca
Penjualan Langsung dan Canvassing: Cara Produsen Mesin Kopi Pematangsiantar Menjaring Pelanggan Luar Kota
Penjualan Langsung dan Canvassing: Cara Produsen Mesin Kopi Pematangsiantar Menjaring Pelanggan Luar Kota Foto: Istimewa

Nusantrika.id - Produsen mesin kopi di Pematangsiantar, Nazhifah Hapiz, tidak hanya mengandalkan pasar kotanya sendiri. Produknya sudah dipasarkan ke luar kota lewat penjualan langsung dan kegiatan canvassing untuk menjangkau calon pelanggan baru. Untuk mendukung ekspansi tersebut, BNI Kantor Cabang Pematangsiantar menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp500 juta.

Pasar Tumbuh Bersama Kedai Kopi

Peluang usaha ini dinilai terus terbuka seiring pertumbuhan bisnis kedai kopi dan meningkatnya kebutuhan mesin serta peralatan pengolahan kopi. Enam pekerja terlibat dalam produksi dan operasional harian. Tambahan pembiayaan diharapkan memperbesar kapasitas usaha sekaligus membuka pengembangan pasar yang lebih luas.

Nazhifah menyebut tambahan modal penting untuk meningkatkan kemampuan produksi dan menangkap peluang pasar yang terus berkembang.

“Dukungan pembiayaan ini menjadi bagian penting dalam pengembangan usaha kami, terutama untuk meningkatkan kapasitas produksi dan memenuhi kebutuhan pasar yang terus berkembang,” ujarnya.

Dana untuk Produksi dan Peralatan

Dana KUR akan dipakai untuk meningkatkan kapasitas produksi, mengadakan bahan baku, mengembangkan peralatan, dan menutup kebutuhan operasional. Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo berharap dana dimanfaatkan secara optimal dan membantu UMKM menaikkan skala bisnis serta daya saing.

“KUR yang disalurkan kepada Nazhifah Hapiz diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kapasitas dan produktivitas usaha pembuatan mesin kopi yang dijalankan,” ujar Okki.

Menurut Okki, pertumbuhan industri kopi membuka peluang bagi sektor pendukung, bukan hanya kedai kopi, tetapi juga industri mesin, peralatan, kemasan, dan kebutuhan operasional lain. Akses pembiayaan dinilai membantu pelaku usaha lokal memperbesar kapasitas produksi, meningkatkan kualitas produk, dan memperluas jangkauan pasar.

Harapan ke Depan

BNI memandang penyaluran KUR ini menunjukkan bahwa pembiayaan usaha rakyat bisa menjangkau industri kecil penghasil produk pendukung bagi ekosistem bisnis yang lebih luas. Dengan dukungan pembiayaan, pelaku usaha lokal diharapkan mampu menaikkan skala bisnis, memperluas pasar hingga luar daerah, membuka lapangan kerja baru, dan memperbesar kontribusi UMKM bagi perekonomian Pematangsiantar dan sekitarnya.

SW
Sri WahyuniEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update