Klasemen Asian Para Games 2026: Indonesia Raih 7 Emas, Peringkat Sembilan dengan 32 Medali
Nusantrika.id - Kontingen Indonesia terus menambah medali di Asian Para Games 2026. Hingga Rabu (21/10/2026) pukul 14.00 WIB, atlet Merah Putih mengantongi tujuh emas, enam perak, dan 19 perunggu, sehingga totalnya 32 medali dan menempati peringkat kesembilan klasemen sementara.
Dua emas terbaru disumbangkan atlet boccia, Gischa Zayana dan Handayani. Keduanya memperkuat perolehan emas Indonesia dan menambah kontribusi cabang boccia dalam persaingan klasemen.
Persaingan di Papan Atas
China masih memimpin dengan 82 emas, 47 perak, dan 40 perunggu, total 169 medali. Uzbekistan di posisi kedua dengan 21 emas, 26 perak, dan 23 perunggu (70 medali). Jepang ada di peringkat ketiga dengan 20 emas, 23 perak, dan 29 perunggu, total 72 medali.
Kazakhstan menyusul dengan sembilan emas, 10 perak, dan 12 perunggu. Arab Saudi telah mengumpulkan tiga emas, enam perak, dan satu perunggu, total 10 medali.
Lima Emas Sebelumnya dari Empat Cabang
Sebelum emas boccia, Indonesia sudah mengoleksi lima emas dari beberapa cabang olahraga.
Perenang Maulana Rifky Yavianda menjuarai nomor 100 meter gaya bebas S12 dan 100 meter gaya punggung S12. Di nomor gaya punggung, ia mencatat waktu 1 menit 3,07 detik yang dilaporkan sebagai rekor Asia.
Atlet lempar cakram I Kadek Dwi Purwana Yasa meraih emas di nomor F57 lewat lemparan sejauh 49,75 meter, yang dilaporkan sebagai rekor dunia. Dari balap sepeda, Muhammad Fadli Imammuddin menang di nomor individual pursuit 4.000 meter kategori C4. Sementara itu, Karisma Evi Tiarani menjuarai lari 100 meter dan dilaporkan memecahkan rekor dunia.
Dengan tambahan dari boccia, tujuh emas kini ada di tangan Indonesia, dan kontingen Merah Putih masih berpeluang memperbaiki posisinya di klasemen sementara.
