Selasa, 03 Nov 2026 AgamaNasionalPolitikDaerahEkonomi
Breaking
Beranda › Ekonomi
Ekonomi

GTA 6 Bisa Picu Kerugian Produktivitas Rp 18 Triliun di AS, Ini Perhitungannya

✍️ Sri Wahyuni 🕒 24 Oct 2026 👁️ 3x dibaca
Poster GTA 6 di video trailer peluncuran game tersebut yang baru dirilis Rockstar Games.
Poster GTA 6 di video trailer peluncuran game tersebut yang baru dirilis Rockstar Games. Foto: Rockstar Games

Nusantrika.id - Peluncuran Grand Theft Auto VI (GTA 6) pada 19 November 2026 diperkirakan tidak hanya menjadi momen besar bagi industri gim, tetapi juga berpotensi mengganggu produktivitas pekerja di Amerika Serikat (AS). Sekitar 1,5 juta pekerja diproyeksikan mengambil cuti atau tidak masuk kerja demi memainkan gim terbaru Rockstar Games tersebut, dengan potensi kerugian produktivitas mencapai 1 miliar dollar AS atau sekitar Rp 18 triliun dalam sehari.

Proyeksi itu disampaikan Jose Garcia Montalvo, profesor ekonomi dari Pompeu Fabra University di Barcelona. Menurut laporan International Business Times (IBTimes), perkiraan tersebut didasarkan pada asumsi jumlah pekerja yang absen serta rata-rata produktivitas tahunan mereka.

Montalvo menggunakan estimasi produktivitas tahunan sekitar 70.000 dollar AS atau setara Rp 1,26 miliar per pekerja sebagai salah satu dasar perhitungan. Ia juga memperkirakan laki-laki berusia 18 hingga 30 tahun menjadi kelompok yang paling banyak mengambil cuti untuk memainkan GTA 6.

Sektor teknologi disebut berpotensi merasakan dampak paling besar dari fenomena tersebut. Namun, rincian metode penghitungan yang menghasilkan proyeksi kerugian hingga 1 miliar dollar AS, termasuk distribusi dampaknya terhadap setiap sektor ekonomi, belum dijelaskan secara terperinci.

Dampak terhadap produktivitas juga diperkirakan tidak hanya berasal dari pekerja yang absen. Karyawan yang tetap bekerja berpotensi mengalami penurunan konsentrasi karena membicarakan GTA 6 atau mengikuti siaran langsung permainan tersebut saat jam kerja.

Fenomena Cuti demi GTA Pernah Terjadi pada 2013

Kebiasaan mengambil cuti untuk memainkan gim yang telah lama dinantikan bukan hal baru. Saat GTA 5 dirilis pada 2013, sejumlah laporan menyebut sekitar 6 persen pekerja berusia 18 hingga 35 tahun di kota-kota besar AS, termasuk Los Angeles dan New York, mengambil cuti pada hari peluncuran.

Meski demikian, belum tersedia data yang menunjukkan besarnya kerugian ekonomi AS akibat absensi pekerja ketika GTA 5 diluncurkan. Karena itu, angka tersebut belum dapat dijadikan pembanding langsung untuk mengukur dampak ekonomi peluncuran GTA 6.

Antusiasme terhadap seri terbaru ini tidak terlepas dari jeda panjang sejak GTA 5 dirilis pada 2013. Setelah sekitar 13 tahun, kehadiran GTA 6 menjadi salah satu peluncuran gim yang paling dinantikan oleh penggemar.

GTA 6 Dijadwalkan Rilis pada 19 November 2026

Rockstar Games menjadwalkan peluncuran GTA 6 pada 19 November 2026 untuk konsol PlayStation 5 dan Xbox Series X/S.

Gim tersebut akan membawa pemain ke Vice City, kota fiktif yang terinspirasi dari wilayah Florida Selatan di AS. Cerita utamanya menampilkan dua karakter, Jason dan Lucia, yang digambarkan sebagai pasangan.

Meski proyeksi absensi pekerja dan kerugian produktivitas itu menarik perhatian, angka 1 miliar dollar AS masih berupa perkiraan, bukan kerugian ekonomi yang telah terukur. Tanpa rincian metode penghitungan dan data pendukung yang lebih lengkap, besarnya dampak terhadap produktivitas AS saat GTA 6 dirilis masih perlu dicermati.

SW
Sri WahyuniEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update