Selasa, 03 Nov 2026 AgamaNasionalPolitikDaerahEkonomi
Breaking
Beranda › Olahraga
Olahraga

Debut di Porprov Jateng 2026, Hoki Indoor Putra Banyumas Raih Medali Perunggu

✍️ Sri Wahyuni 🕒 23 Oct 2026 👁️ 5x dibaca
Debutan Hoki Banyumas Curi Perunggu Porprov Jateng 2026
Debutan Hoki Banyumas Curi Perunggu Porprov Jateng 2026 Foto: Dok. Koni Banyumas

Nusantrika.id - Tim hoki indoor putra Kabupaten Banyumas meraih medali perunggu pada debut mereka di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Banyumas memastikan posisi ketiga setelah mengalahkan Kabupaten Kudus dengan skor 1-0 di Lapangan Futsal Manunggal Jati, Kota Semarang, Jumat (23/10/2026).

Prestasi tersebut menjadi pencapaian penting bagi tim yang baru terbentuk sekitar satu tahun dan untuk pertama kalinya mengikuti cabang olahraga hoki dalam ajang Porprov.

Pelatih sekaligus Manajer Tim Hoki Indoor Putra Banyumas, Dika Setya Pramana, mengatakan perjalanan timnya menuju podium tidak berlangsung mudah. Banyumas sempat kalah 1-5 dari Kabupaten Semarang dan 0-8 dari Jepara sebelum bangkit dengan kemenangan 5-0 atas Kabupaten Surakarta.

Kemenangan atas Kudus pada pertandingan penentuan kemudian memastikan Banyumas mengakhiri kompetisi di posisi ketiga.

“Ini sebenarnya tim debutan. Kita pertama kali ikut Porprov di cabang hoki. Sebelumnya tidak pernah sama sekali ikut hoki. Kita bukan tim unggulan, tetapi ternyata di Porprov kali ini kita bisa menyebut dua-tiga dan mendapat medali perunggu,” ujarnya saat diwawancara RRI pada Jumat (23/10/2026).

Dika menjelaskan, hasil tersebut merupakan buah dari kerja keras pemain selama satu tahun terakhir. Menjelang pertandingan melawan Kudus, ia mengingatkan para pemain untuk mensyukuri pencapaian yang telah diraih sekaligus tetap berjuang maksimal demi hasil terbaik.

“Kita harusnya sudah bersyukur sudah sampai sejauh ini dan usaha kita selama satu tahun ke belakang itu tidak sia-sia. Kita harus berjuang sampai titik darah penghabisan untuk bisa mengalahkan Kabupaten Kudus,” ungkapnya.

Dalam laga penentuan tersebut, Banyumas menerapkan strategi pertahanan ketat selama empat kuarter. Strategi itu membuahkan hasil ketika tim mencetak satu gol pada kuarter ketiga, kemudian mempertahankan keunggulan 1-0 hingga pertandingan berakhir.

Meski berhasil meraih medali, Banyumas menghadapi sejumlah keterbatasan selama kompetisi. Tim hanya membawa 10 pemain dan dua pelatih. Dengan enam pemain berada di lapangan, empat pemain lainnya harus disiapkan sebagai cadangan.

Selain keterbatasan personel, waktu pembinaan yang relatif singkat juga menjadi tantangan. Menurut Dika, sejumlah daerah lain telah memiliki program pembinaan hoki sejak jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama, sehingga Banyumas masih perlu memperkuat fondasi pembinaan atlet.

Medali perunggu pada Porprov Jateng 2026 menjadi hasil positif bagi tim debutan Banyumas sekaligus modal untuk mengembangkan pembinaan hoki indoor agar lebih kompetitif pada ajang berikutnya.

SW
Sri WahyuniEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update