Selasa, 03 Nov 2026 AgamaNasionalPolitikDaerahEkonomi
Breaking
Beranda › Teknologi
Teknologi

Bill Gates Prediksi AI dan Robot Gantikan Banyak Pekerjaan, dari Akuntan hingga Dokter

✍️ Sri Wahyuni 🕒 29 Oct 2026 👁️ 3x dibaca
Tangkapan layar Bill Gates saat berbincang dengan pemimpin redaksi The Verge, Nilay Patel, dalam podcast Decoder yang tayang di YouTube pada 22 Oktober 2026.
Tangkapan layar Bill Gates saat berbincang dengan pemimpin redaksi The Verge, Nilay Patel, dalam podcast Decoder yang tayang di YouTube pada 22 Oktober 2026. Foto: YouTube Decoder with Nilay Patel

Nusantrika.id - Perkembangan kecerdasan buatan (AI) dan robotika diprediksi akan mengubah dunia kerja secara signifikan dalam beberapa dekade mendatang. Pendiri Microsoft, Bill Gates, menilai sejumlah profesi, mulai dari layanan pelanggan hingga akuntansi, berpotensi tergantikan oleh teknologi yang mampu bekerja lebih cepat, murah, dan akurat.

Tak hanya pekerjaan kantoran, kemajuan robot juga berpotensi mengambil alih sejumlah pekerjaan fisik, seperti membangun rumah, menanam pangan, hingga melakukan operasi bedah.

Prediksi tersebut disampaikan Gates saat berbincang dengan pemimpin redaksi The Verge, Nilay Patel, dalam podcast Decoder yang ditayangkan di YouTube pada 22 Oktober 2026.

Gates menyoroti pekerjaan kerah putih (white-collar) yang dinilai berpotensi mengalami perubahan besar akibat otomatisasi. Beberapa profesi yang disebutnya meliputi layanan pelanggan jarak jauh (telesupport), penjualan jarak jauh (telesales), dan akuntansi.

Menurut Gates, kemampuan AI dalam menyelesaikan pekerjaan dengan biaya lebih rendah dan tingkat akurasi lebih tinggi dapat mengurangi kebutuhan perusahaan terhadap tenaga manusia di sejumlah posisi.

"Kemampuan AI untuk mengerjakan pekerjaan itu dengan biaya jauh lebih murah, jauh lebih cepat, dan bahkan lebih akurat akan membuat pekerjaan tersebut hilang," kata Gates.

Robot Humanoid Berpotensi Menggantikan Pekerjaan Fisik

Dampak perkembangan teknologi, menurut Gates, tidak hanya terbatas pada pekerjaan administratif dan profesional. Kemajuan robot humanoid juga berpeluang mengubah pekerjaan kerah biru (blue-collar) yang membutuhkan kemampuan fisik maupun keterampilan teknis.

Ia membayangkan robot di masa depan mampu menangani beragam tugas, termasuk pembangunan rumah, produksi pangan, hingga tindakan medis.

"Jika tidak memilih untuk memperlambat atau menghentikan perkembangan ini secara besar-besaran, kita akan memiliki robot yang bisa membangun rumah, menanam pangan, dan melakukan operasi bedah," ujar Gates.

Meski demikian, Gates menilai manusia tetap memiliki peran dalam kehidupan meskipun semakin banyak pekerjaan dapat dilakukan oleh AI dan robot. Menurutnya, pekerjaan bukan sekadar sumber penghasilan, melainkan juga memberikan tujuan hidup, rutinitas, interaksi sosial, serta ruang untuk menyalurkan kreativitas.

Ia membayangkan masyarakat nantinya dapat memilih aktivitas yang ingin diserahkan kepada teknologi dan pekerjaan yang tetap ingin dilakukan sendiri.

Kegiatan seperti berkesenian, berolahraga, memasak, hingga mengasuh anak menjadi contoh aktivitas yang dapat tetap dijalankan manusia sesuai pilihan masing-masing.

Bill Gates Ramalkan Era Kelimpahan AI dalam 20 Tahun

Selain memperkirakan perubahan besar di dunia kerja, Gates juga memproyeksikan perkembangan AI dan robotika dapat membawa masyarakat menuju era true abundance atau kelimpahan sejati dalam sekitar 20 tahun mendatang.

Era tersebut merujuk pada kondisi ketika teknologi mampu meningkatkan kapasitas manusia dalam menghasilkan barang dan menyediakan berbagai layanan.

Namun, peralihan menuju kondisi itu diperkirakan tidak berlangsung tanpa tantangan. Perkembangan AI berpotensi menciptakan disrupsi di berbagai sektor, dengan sebagian individu dan perusahaan memperoleh manfaat dari peningkatan produktivitas, sementara pihak lain menghadapi risiko kehilangan pekerjaan atau perubahan kebutuhan keterampilan.

Karena itu, transformasi teknologi tidak hanya akan memengaruhi jenis pekerjaan yang tersedia, tetapi juga cara manusia bekerja dan menentukan perannya di masa depan.

Prediksi Gates tersebut, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Business Insider, menggambarkan potensi besar AI dan robotika dalam mengubah kehidupan manusia. Meski begitu, dampak nyata terhadap setiap profesi akan bergantung pada perkembangan teknologi serta tingkat penerapannya di berbagai sektor.

SW
Sri WahyuniEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update