Minggu, 18 Okt 2026 AgamaNasionalPolitikDaerahEkonomi
Breaking
Beranda › Nasional
Nasional

ekayaan Wakil Panglima TNI Maruli Simanjuntak Berdasarkan LHKPN 2025

✍️ Sri Wahyuni 🕒 15 Oct 2026 👁️ 6x dibaca
Presiden Prabowo Subianto (kanan) memasang tanda pangkat kepada Jenderal TNI Maruli Simanjuntak saat pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10/2026). Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menjadi Wakil Panglima TNI merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil.
Presiden Prabowo Subianto (kanan) memasang tanda pangkat kepada Jenderal TNI Maruli Simanjuntak saat pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10/2026). Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menjadi Wakil Panglima TNI merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil. Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/nym.

Nusantrika.id - Jakarta – Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, yang baru saja dilantik sebagai Wakil Panglima TNI sekaligus Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPPDT) pertama, tercatat memiliki total kekayaan Rp81.124.278.309 atau sekitar Rp81,12 miliar. Presiden Prabowo Subianto melantiknya pada Kamis (15/10).

Angka itu bersumber dari laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) periodik 2025 yang ia serahkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 30 Maret 2026, ketika masih menjabat Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD). Data tersebut tercantum di laman https://elhkpn.kpk.go.id/ yang diakses di Jakarta pada Kamis.

Rincian harta Maruli

Maruli melaporkan 14 aset tanah dan bangunan yang tersebar di Bandung, Jakarta Selatan, Bogor, Buleleng, Rote Ndao, Tabanan, dan Manggarai Barat. Total nilainya sekitar Rp16.612.534.095 atau Rp16,61 miliar.

Properti terluas berupa tanah dan bangunan berada di Bandung, Jawa Barat, dengan luas tanah 266 meter persegi dan bangunan 199 meter persegi. Nilainya Rp1.720.037.000 atau sekitar Rp1,72 miliar. Adapun tanah terluas terletak di Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, seluas 2.970 meter persegi dengan nilai Rp3.118.500.000 atau sekitar Rp3,12 miliar.

Dari sisi kendaraan, ia memiliki:

  • motor Piaggio LXV 125 ie tahun 2010 senilai Rp20.000.000;
  • motor Kawasaki LX 150E CKD tahun 2014 senilai Rp18.000.000;
  • motor BMW K75 tahun 1995 senilai Rp100.000.000;
  • mobil Toyota Innova Venturer tahun 2021 senilai Rp300.000.000.

Keempat kendaraan itu bernilai total Rp438.000.000 atau Rp438 juta.

Mantan Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) ini juga melaporkan harta bergerak lainnya Rp7.237.136.340, surat berharga Rp8.672.323.180, kas dan setara kas Rp64.325.922.988, serta harta lainnya Rp20.905.705.882.

Di sisi lain, Maruli memiliki utang Rp37.067.344.176 atau sekitar Rp37,07 miliar. Setelah seluruh aset dikurangi utang, kekayaan bersihnya menjadi Rp81.124.278.309 atau Rp81,12 miliar.

Pengganti Maruli di kursi KSAD

Posisi KSAD yang ditinggalkan Maruli kini diisi Jenderal TNI Tandyo Budi Revita dengan kekayaan Rp6.811.883.829 atau sekitar Rp6,81 miliar. Angka ini berasal dari LHKPN periodik 2025 yang ia laporkan kepada KPK pada 12 Maret 2026, saat masih menjabat Wakil Panglima TNI.

Tandyo memiliki 17 aset tanah dan bangunan di Magelang, Lampung Timur, Bekasi, Mamuju, Luwu, Lombok Tengah, Yogyakarta, Sukoharjo, Deli Serdang, dan Subang, dengan total nilai sekitar Rp7.148.700.715 atau Rp7,15 miliar.

Properti terluasnya berupa tanah dan bangunan di Bekasi, Jawa Barat, dengan luas tanah 396 meter persegi dan bangunan 300 meter persegi, bernilai Rp1.000.000.000 atau Rp1 miliar. Untuk tanah, yang terluas ada di Mamuju, Sulawesi Barat, seluas 300.000 meter persegi dengan nilai Rp75.000.000 atau Rp75 juta.

Kendaraannya terdiri atas motor Kawasaki KLX tahun 2016 senilai Rp8.000.000, motor Vespa tahun 2016 senilai Rp9.000.000, dan mobil Jeep Wrangler Rubicon tahun 2015 senilai Rp450.000.000, dengan total Rp467.000.000 atau Rp467 juta.

Selain itu, Tandyo melaporkan harta bergerak lainnya Rp104.400.000, surat berharga Rp682.500.000, serta kas dan setara kas Rp1.009.283.114. Ia juga mencatat utang Rp2.600.000.000. Setelah dikurangi utang, kekayaan bersihnya Rp6.811.883.829 atau Rp6,81 miliar.

Pejabat lain yang dilantik

Dalam acara pelantikan yang sama, Presiden Prabowo turut melantik sejumlah pejabat lain, yakni:

  • Alim Setiawan Slamet sebagai Wakil Menteri Pertanian;
  • Maulana Bungaran sebagai Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan;
  • Kristomei Sianturi sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB);
  • Satyawan Pudyatmoko sebagai Kepala Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN);
  • Sriyanto sebagai Wakil Kepala BPGMN;
  • Richard Taruli Horja Tampubolon sebagai Wakil Menteri Pertahanan Bidang Strategi, Doktrin, dan Pembangunan Kekuatan;
  • Yusuf Jauhari sebagai Wamenhan Bidang Logistik, Industri Pertahanan, dan Teknologi.
SW
Sri WahyuniEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update