Kakek 60 Tahun Tebas Wanita hingga Leher Nyaris Putus di Banjar Kalsel
pembunuhan Banjar Kalsel, kakek tebas wanita, Pengaron Kabupaten Banjar
Warga sekitar persawahan Dusun Pangkalan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, dihebohkan dengan penemuan mayat seorang perempuan berinisial N (37), warga Desa Lok Tunggul, Kecamatan Pengaron, dengan kondisi leher nyaris putus pada Sabtu, 30 Mei 2026. Detik
Misteri di balik kematian N akhirnya terungkap. Pelakunya adalah seorang kakek berusia 60 tahun berinisial AS, warga satu desa dengan korban.
Kronologi Kejadian
Motif pembunuhan ini dipicu oleh emosi sesaat. AS mengaku gelap mata setelah korban merendahkannya dengan kalimat "dasar bungul". Cekcok mematikan ini bermula ketika sang kakek menegur korban karena persoalan menginjak pematang sawah. Habar Kalimantan
Tidak terima mendapat makian tersebut, AS langsung mengambil parang yang dibawa oleh korban dan melayangkan tebasan hingga kurang lebih 15 kali. Serangan brutal tersebut menyasar sejumlah bagian tubuh korban, termasuk luka fatal di area leher yang nyaris putus. Setelah itu, pelaku berusaha menutupi aksinya dengan membersihkan parang dan memasukkannya ke dalam sarungnya. Habar Kalimantan
Adapun kronologi awal kejadian, korban diketahui pergi ke area persawahan sekitar pukul 15.30 WITA. Namun hingga menjelang malam, korban tidak kunjung pulang sehingga membuat suaminya curiga. Suami korban kemudian menyusul ke persawahan pukul 18.30 WITA dan menemukan korban sudah dalam kondisi tewas mengenaskan. Detik
Pelaku Ditangkap Malam Hari
Penangkapan terhadap AS dilakukan oleh pihak kepolisian pada Jumat, 19 Juni 2026 malam, sekitar pukul 22.00 WITA, di kediaman pelaku yang berlokasi di Desa Loktunggul RT 3, Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar. Habar Kalimantan
Kasus ini menjadi pengingat bahwa konflik sepele di lingkungan sehari-hari bisa berujung tragedi yang merenggut nyawa. Polres Banjar kini menangani kasus tersebut dan melakukan proses hukum lebih lanjut terhadap tersangka AS.
